Rabu, 23 September 2009

Es Greenland Mencair Lebih Cepat


PARIS, KOMPAS.com — Daratan es di Greenland merespons pemanasan global lebih cepat dari dugaan semula selama 10.000 tahun terakhir. Akibatnya, kenaikan temperatur pada abad ini bisa menyebabkan bongkah-bongkah es di sana mencair dengan laju yang mengkhawatirkan.
"Sangat mungkin kenaikan beberapa derajat celsius di Greenland akan menyebabkan hilangnya bongkah es masif dan naiknya permukaan air laut yang lebih besar dari perkiraan," demikian disebutkan dalam penelitian yang dipublikasikan minggu lalu di jurnal Nature.
Dataran es Greenland mengandung cukup air untuk menaikkan permukaan laut hingga tujuh meter. Bila es itu sampai mencair maka kota-kota dunia yang berada di pesisir akan tenggelam, dan ratusan juta orang terancam kehilangan tempat tinggal.
Sebelumnya, para peneliti yakin bahwa dua daratan es di Bumi—Greenland dan Antartika—akan tetap membeku hingga abad mendatang meski terjadi pemanasan global. Namun, perkembangan terakhir membuat mereka ragu karena melihat betapa cepatnya gletser mencair mengalir menuju lautan.

Bumi "Menangis" di Lapisan Es Norwegia


Sekilas gletser itu seperti gletser lain di kutub utara yang beku. Namun dalam pengamatan lebih dekat, sebuah wajah pedih terlukis pada dinding es yang meleleh, yang tampak tengah menangis dan mengalirkan sungai air mata.
Citra "Ibu Bumi' yang sedang sedih terlihat oleh penduduk setempat selama proses pencairan, dengan es yang meleleh dan salju jatuh ke laut di bawahnya.

Gambar menarik pada lapisan es Austfonna yang terletak di Nordaustlandet di Kepulauan Svalbard, Norwegia itu hampir pasti akan digunakan para aktivis lingkungan untuk melakukan protes terkait perubahan iklim. Kenaikan muka laut yang disebabkan es yang meleleh merupakan salah satu kekuatiran utama dari dampak pemanasan global. Para ahli telah mengingatkan bahwa negara-negara yang berada di dataran rendah akan berada di bawah permukaan air.

Gambar Ibu Bumi yang menangis itu diambil seorang fotografer angkatan laut dan dosen lingkungan hidup Michael Nolan dalam sebuah pelayaran tahunan untuk mengamati gletser tersebut dan kehidupan liar di sekitarnya.

Jon Ove Hagen, seorang ahli gletser yang juga anggota Jawatan Monitoring Gletser Dunia (World Glacier Monitoring Service/WGMS) dan profesor geosains di Universitas Oslo, Norwegia, telah memberikan konfirmasi bahwa lapisan es yang memberi citra Ibu Bumi yang 'menangis' itu terus menerus menyusut sebanyak 160 kaki setiap tahun selama beberapa dekade. Hagen telah mempelajari lapisan es Austfonna sejak tahun 1988.

Austfonna merupakan kawasan lapisan es terbesar di Norwegia, tepatnya di Pulau Nordaustlandet di Kepulauan Svalbard. Menurut Hagen (59), Austfonna memiliki luas sekitar 3.000 mil persegi dan sejauh ini merupakan lapisan es terbesar di Svalbard dan salah satu yang terbesar di Arctic.

Ia menjelaskan, penyusutan permukaan gletser di Austfonna dalam 12 tahun rata-rata mencapai 160 kaki per tahun. Geometri kawasan es itu, katanya, sedang berubah. Bagian depannya terus mundur, bagian bawahnya menjadi lebih tipis, dengan tingkat penipisan tiga kaki per tahun, sementara bagian dalamnya menebal sekitar 1,6 kaki per tahun. Lapisan itu, kata Hagen, berkurang sekitar 1,6 kubik mil es setiap tahun.

Austfonna merupakan area lapisan es terbesar kedua di Eropa setelah Vatnajvkull di Islandia dan tergolong ketujuh tersebesar di dunia. Pencairan Gletser tersebut merupakan salah satu dampak dari Pemanasan Global, khususnya untuk negara yg beriklim tropis diperkirakan akan terkena imbas juga dimana akan sering terjadi bencana alam.

Sumber : dailymail.co.uk

Rabu, 16 September 2009

”Kartu
Kirim ke teman

Pelatihan IRM ( Ikatan Remaja Mesjid )


Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis telah melaksanakan salah satu kegiatan Pembinaan Tingkat Pelajar Khususnya SMA / SMK dalam bidang keorganisasian salah satunya Pembinaan Pengurus IRM ( Ikatan Remaja Mesjid ).
Kegiatan ini di pertanggungjawabkan oleh Bpk. AKASAH ( Kepala Dinas Pendidikan Kab. Ciamis ) atas rasasayangnya kepada siswa siswinya. dan Pelaksanaan di Laksanakan oleh Bagian Program dari Disdik Kab.Ciamis yg mana Ketua Pelaksana Teknis adalah Bpk. Tamsis ( Kasubag Program )

Senin, 14 September 2009

IKAN RAKSASA TERDAMPAR DI PANTAI CIPATUJAH TASIKMALAYA

Cipatujah. Tadi pagi 14-Sept-2009 masyarakat pantai Pasanggrahan Kecamatan Cipatujah dikejutkan dengan terdamparnya seekor ikan paus raksasa. Ikan yang memiliki panjang kurang lebih 11,75 meter dengan perut berdiameter
kurang lebih 4 meter ini diperkirakan berbobot 4 ton dan perkiraan terdampar pada pukul 03.00 WIB dini hari.

Menurut Bapak Camat Cipatujah Najmudin Azis SIP, pihaknya sudah berkoordinasi dengan dinas terkait diantaranya Dinas Kelautan dan Perikanan serta Dinas Pariwisata Kabupaten Tasikmalaya untuk memutuskan apakah ikan tersebut akan dikonsumsi atau di kuburkan.
Karena berdasarkan hasil penelitian sementara ikan tersebut biasa dikonsumsi, hanya saja untuk yang ditemukan terdampar di Cipatujah ini pihaknya menunggu hasil pemeriksaan tim dokter hewan dari Kabupaten Tasikmalaya. “ Nanti kalau berdasarkan hasil penelitian tim dokter , ikan ini layakl untuk di konsumsi, masyarakat sekitar diperbolehkan untuk mengambil dagingnya”, ujar Bpk Camat Cipatujah Azis.
Sampai berita ini diturunkan 15.30 WIB, ikan paus raksasa tersebut masih menjadi tontonan masyarakat yang datang bukan hanya dari Cipatujah saja, melainkan dari Cikalong, Bantarkalong, Karangnunggal bahkan dari kota Tasikmalaya.


Bewara To Operator Sim Pendidikan Kab Ciamis

Kepada Guru Non PNS Yang Belum Terdaftar di SimNUPTK Tahun 2009, untuk masuk terlebih dahulu ke database UPTD Kecamatan Masing- masing, Dan Untuk PTK Guru yang berstatus PNS baru diangkat Di Mohon Untuk segera Mendaftar Untuk Tkt. TK/SD Ke UPTD Kec Masing- masing, Untuk Tkt SMP, SMA, SMK di Masing - masing sekolah.
" PERHATIAN KEPADA SELURUH PENGOLAH DATA Sim NUPTK AGAR MELAKUKAN VALIDASI DATA NUPTK UNTUK KEBUTUHAN DATA KEPEGAWAIAN DISDIK KAB CIAMIS " SEGERA HUB SAUDARA ARIEF FIRDAUS DI BAGIAN PROGRAM

Bangunan Sekolah Rusak Akibat Gempa September 2009

Bapak Menteri Pendidikan Langsung Melakukan Survey Ke Salah Satu Lokasi Gempa Di Kabupaten Ciamis Untuk Melihat langsung Gedung Sekolah Yang Rusak Akibat Gempa, Salah Satunya SD Negeri 2 Ciamis Kel / Kec. Ciamis